Cara perhitungan Rel Gongsol atau Rel Paksa Kereta Api

4
80

Keretapedia – Pernahkah kalian mendengar suara rel berdecit ketika rangkaian kereta yang anda naiki melewati lengkung? yap betul, itulah suara dari gesekan roda dengan rel gongsol. Perlu kita pahami, pemasangan rel gongsol / rel paksa ada cara perhitungannya. 

Rel gongsol adalah berupa rel tambahan yang pada umumnya dipasang pada lintasan jalur kereta yang berada di tikungan / lengkung yang tajam dan memiliki jari-jari (radius) yang kecil (<250 meter). Pada rel gongsol dan rel utama terdapat celah yang harus dilakukan perhitungan. 

Rel gongsol ini memiliki fungsi untuk : – Menjaga agar roda kereta api tidak selip; – Mengurangi keausan rel bagian luar yang disebabkan oleh gaya sentrifugal ketika kereta api berjalan melewati jalur lengkung.

Baca juga :
1. Fungsi ballas pada jalur kereta api
2. Batas Ruang Bangun dan Ruang Bebas Kereta Api

Contoh Cara hitung Rel Gongsol.

1. Dasar Perhitungan Rel Gongsol (ke-1)

Sebuah Jalur kereta pada Lintas Purwakarta – Padalarang
terdapat 2 (dua) buah lengkung berjari-jari :
Lengkung pertama dengan R = 200m; dan,
Lengkung kedua dengan R = 150m. 
(*R dalam milimeter)

Besarnya pelebaran :

rumus rel gongsol

 

Untuk d = 3000 mm. dengan R = 200 m

contoh rumus rel gongsol

 

Untuk d = 3000 mm, dengan R = 150 m

hasil perhitungan rel gongsol

 

Tebal flen roda KA = ± 38 mm ~ 40 mm.
Sehingga lebar alur rel gonsol adalah
Untuk R = 200 m = 40+15 = 55 mm
Untuk R = 150 m = 40+20 = 60 mm

2. Dasar Perhitungan (ke-2)

Untuk mengetahui besarnya gaya lateral kita harus mengetahui jenis lokomotif yang berjalan dalam lintas tersebut, atau rencana muatan yang ada di PT KAI yang terberat tekanan gandarnya (exeload).

Untuk lokomotif jenis CC-202 tekanan gandar 18 ton (G).

Besarnya gaya lateral adalah :

 

 

 

Untuk G = 18 ton
Kecepatan max V = 60 km/jam = 16.67 m/det
Jari-jari lengkung R = 200 m
Gaya Lateral yang terjadi :

_____________________________________________________________________________

Jadi besarnya gaya lateral yang terjadi jika menggunakan Lokomotif CC 202 yang beratnya 18 ton dengan kecepatan maksimum 60km/jam dengan jari-jari lengkung 200m, maka F adalah 2551kg.

Alternatif kondisi beban yang bekerja pada rel gongsol

3. Kondisi dilapangan

perhitungan rel gongsol
Kontruksi Rel Gongsol pada R.54 – Bantalan Beton dengan Rel Paksa R.25
  • Dengan asumsi besarnya gaya lateral sebesar = 2551 kg, maka dalam pelaksanaan di lapangan digunakan gonsol dari jenis rel R.25 bekas dengan   Ix = 538 cm4
  • Untuk pengikatannya pada bantalan beton digunakan plat baja siku dengan ukuran L 100 X 100 X 10 berikut baut-baut dan mur-murnya, beserta angker-angker baut yang ditanam dalam beton.
  • Jenis bantalan beton yang digunakan adalah monoblog dengan K500, penambat Pandrol elastic type e 1800 lengkap dengan rubber pad dan insoleternya pada rel UIC 54.

Demikian contoh perhitungannya, jika ada masukan dan saran atau anda ingin mengirim artikel untuk dibagikan kepada orang banyak. dapat mengirimnya ke alamat email kami.

Jangan lupa untuk komen dibawah dan follow akun facebook kami di @keretapediadotcom

Sumber :
1. Wikipedia;
2. Bahan Ajar Jalan Rel;
3. Peraturan Terkait.

4 KOMENTAR

  1. Mas saya melihat untuk peraturan teknis dan detail mengenai rel paksa/gongsol ini belum diatur secara detail di Indonesia. Sedangkan realitanya berdasarkan kondisi lahan yang terbatas sehingga radius rencana < 250 yang menyebabkan perlu digunakan rel gongsol untuk radius yang kurang dari 250. Apakah nantinya akan ada peraturan baru yang mengatur mengenai tahapan teknis perancangan dan konstruksi rel gongsol di Indonesia ?
    Melihat untuk sekarang mungkin PT. KAI menggunakan rel R25 sebagai rel gongsol dan saat ini Rel R25 sudah tidak diproduksi lagi. Sehingga saat ini ada alternatif menggunakan rel gongsol dengan tipe 33C1/UIC33.
    Berharap kedepannya ada informasi serta update di Website ini supaya website ini jadi salah satu sumber ilmu dan informasi terupdate mengenai literasi kereta api.

    • Hallo mas, terima kasih atas masukan dan pertanyaannya.
      kami coba bantu jawab beberapa pertnyaan dari mas untara.
      1. Kalau kita baca Permenhub No.24 tahun 2015 tentang Standar keselamatan perkeretaapian, pasal 6 menyebutkan jalur dengan radius dibawah dari 250 harus dipasang rel gongsol, namun secara detail mengenai tahapan teknis perancangan dan konstruksi tidak tercantum secara detail, hanya menyebut celah rel gongsol 65mm dan sepnjang 1,5m kedua ujungnya melebar smp dengan 180mm pada bagian terujung.
      2. Belum ada dasar atau aturan yang mengatakan rel gongsol harus memakai R25. Tidak masalah jika memakai tipe UIC33, Sepanjang rel gongsol yang akan digunakan mampu menahan dan menopang gerak roda serta gaya sentrifugal dari kereta itu sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here