Arti, Fungsi dan Jenis-Jenis Rel Kereta Api

5
83
Bagian Penampang Rel

Keretapedia – Rel adalah suatu bahan yang terbuat dari baja dan digunakan sebagai tempat berjalannya rangkaian kereta api. rel memiliki fungsi dan jenis-jenis rel kereta api sesuai dengan perencanaan awal.

Batang rel terbuat dari baja bertekanan tinggi yang mengandung karbon, mangan, dan silikon. Batang rel dibuat khusus agar dapat menahan beban berat (axle load) dari rangkaian KA yang berjalan di atasnya. Tiap potongan (segmen) memiliki panjang 20-25 m.

Baca Juga :
1. Sistem Penomoran Sarana Kereta Api di Indonesia
2. Mengenal Kereta Ukur Galunggung
3. Fungsi Bantal Rel Kereta api;
4. Fungsi Ballas rel kereta api.

FUNGSI REL :

  • Menerima beban dari roda dan mendistribusikan beban ini ke bantalan atau tumpuan.
  • Mengarahkan roda ke arah lateral, gaya-gaya horizontal melintang yang bekerja pada kepala rel disalurkan ke dan didistribusikan pada bantalan dan tumpuan.
  • Menjadi permukaan yang halus untuk dilewati dan dengan adhesinya rel mendistribusikan gaya-gaya percepatan dan pengereman.
  • Sebagai penghantar arus listrik untuk lintas kereta api.Sebagai penghantar arus listrik untuk persinyalan
Bagian Penampang Rel

Rel memiliki kuat tarik min.90 kg/mm2 dengan perpanjangan min.10% dan kekerasan kepala rel tidak kurang dari 270 brinel.

KOMPOSISI REL :

  • C ( carbon)  : 0,6 % – 0,8 %
  • Si ( silikon)  : 0,15 % – 0,35 %
  • Mn ( Mangan)  : 0,9% – 1,1%
  • P (Pospor)  : max 0,035 %
  • S ( Sulfat)  : max 0,025 %
  • > Mangan, rel makin keras.
  • > Carbon, rel makin getas/rapuh.
  • Makin berat rel makin besar dapat memikul muatan / exeload untuk kecepatan tinggi

jenis-jenis rel kereta api
Jenis-Jenis Rel

┬áJENIS – JENIS REL YANG ADA DI INDONESIA :

  • R25 (25kg/m).
  • R33 (33kg/m).
  • R41 (41kg/m).
  • R42 (42kg/m).
  • R50 (50kg/m).
  • R54 (54kg/m).
  • Rel 60 atau R60 (60kg/m).

Semakin besar “R” makan semakin besar bentuk dari batang rel tersebut.

Saat ini pembangunan lebih banyak menggunakan R besar karena kemampuan untuk dapat menahan beban kereta axle load) dan tentunya dapat meningkatkan kapasitas daya angkut suatu lintas tersebut.

tabel konstruksi jalan rel
Sumber :
1. PD10
2. Permenhub No.60 Tahun 2012
3. Materi pelajaran Teknik Jalan Rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here