Ruang Bebas dan Ruang Bangun Jalan Rel Kereta

1
7

Keretapedia – Ruang bebas dan ruang bangun diatur dengan tujuan agar perjalanan kereta api dapat berjalan dengan aman, nyaman dan selamat.

Seperti foto diatas merupakan salah satu contoh ruang bebas dan ruang bangun yang terganggu mengakibatkan perjalanan menjadi tersendat dan membahayakan. Maka dari itu ruang bebas dan ruang bangun perlu diatur.

RUANG BEBAS
adalah ruang diatas jalan rel yang harus bebas dari segala rintangan dan benda penghalang.

Di setiap jenis saran dan lapangan tentu berbeda seperti di jalur lurus dan lengkung baik jalur tunggal atau ganda.

Baca juga :
1. Arti dan Fungsi Third Rail pada LRT
2. Cara Baca Sistem Penomoran Sarana Kereta Api di Indonesia
3. Cara Perhitungan Rel Gongsol atau Rel Paksa Kereta Api

Berikut adalah gambar ruang bebas :

Gambar ruang bebas pada jalur lurus (lebar spur 1067mm) di Jalur Tunggal (Single Track)
Keterangan :
Batas I = Untuk jembatan dengan kecepatan sampai 60 km/jam
Batas II = Untuk ‘Viaduk’ dan terowongan dengan kecepatan sampai
60km/jam dan untuk jembatan tanpa pembatasan kecepatan.
Batas III = Untuk ‘viaduk’ baru dan bangunan lama kecuali terowongan dan
jembatan
Batas IV = Untuk lintas kereta Iistrik
Gambar ruang bebas pada jalur lurus (lebar spur 1067mm) di Jalur ganda (double track)

Gambar ruang bebas pada jalur lengkung (1067mm) di Jalur ganda (double track)

RUANG BANGUN
Ruang disisi jalan rel yang bebas dari segala bentuk bangunan tetap. Batasannya diukur dari sumbu as jalan rel pada tinggi 1 meter sampai 3,55 meter. berikut tabel batas ruang bangun :

Tabel Ruang Bangun Kereta Api di Indonesia (PM.60/2012)

Sering kita lihat pada tiang sinyal, pengukuran batas ruang bangun dilakukan dengan cara menghitung jarak antara as rel dengan tiang sinyal.

Sumber :
1. Peraturan terkait;
2. PD 10;
3. Lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here