Bantalan rel (Sleepers) Kereta Api

4
49
Bantalan Beton

Keretapedia – Bantalan rel (Sleepers) merupakan salah satu komponen pendukung dalam konstruksi jalur kereta api. Bantalan rel (sleepers) memiliki peran penting dalam penyebaran beban (axle load) yang melintas diatasnya.

FUNGSI BANTALAN REL :

  • Memberi tumpuan dan tempat pemasangan kaki rel dan penambat.
  • Menahan beban-beban rel dan menyalurkan serata mungkin ke balas.
  • Menjaga lebar spur dan kemiringan rel 4.
  • Harus tahan terhadap pengaruh mekanis dan cuaca dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga :
Penambat Rel (Fastening Rail) di Jalur Kereta Api

BANTALAN REL (SLEEPERS) YANG DIGUNAKAN ADA 3 (TIGA) JENIS :

  • Bantalan kayu;
  • Beton; dan,
  • Besi.

BANTALAN KAYU (WOODEN SLEEPERS)

UKURAN :

  • Bentuk Prisma;
  • Tebal       : 130 mm;
  • Lebar      : 220mm;
  • Panjang : 2000 mm;
  • Berat       : + 100 kg.

KEUNTUNGAN BANTALAN KAYU :

  • Meredam getaran dari kereta sehingga tidak menimbulkan noice yang besar.
  • Lebih elastis
  • Tidak menggunakan rubber pad.

KERUGIAN BANTALAN KAYU :

  • Sulit didapat;
  • Tidak tahan pada kondisi cuaca berubah;
  • Umur bantalan cenderung pendek.
JENIS BANTALAN KAYU YANG DIGUNAKAN :
  • Mutu kayu yang dipergunakan untuk bantalan kayu, harus memenuhi ketentuan Peraturan Bahan Jalan Rel Indonesia (PBJRI);
  • Kayu yang keras sehingga mampu mehan beban yang besar, bantalan ini juga digunakan pada wesel dan Jembatan.
  • Pada wesel memiliki panjang yang berbeda, sampai ukuran panjangnya 7,5 m dan harus benar-benar rata agar dapat dipasang wesel.
  • Umur bantalan kayu tergantung dari jenis kayunya, untuk pinus sekitar 20-25 tahun, Beech 30-40 tahun, Oak 40-50 tahun.
  • Bantalan kayu pada bagian tengah maupun bagian bawah rel, harus mampu menahan momen maksimum sebesar :
    Kelas kayu 1 = Momen maksimum 800 (Kg –m)
    Kelas kayu 2 = Momen maksimum 530 (Kg –m)

Contoh Gambar Bantalan Kayu :

bantalan kayu
Bantalan Kayu (Wood Sleepers)

BANTALAN BESI (STEEL SLEEPERS)

UKURAN

  • Panjang : 2000 mm
  • Lebar atas : 144 mm
  • Lebar bawah : 232 mm
  • Tebal : minimal 7 mm

KEUNGGULAN BANTALAN BESI :

  • Usia pakainya lama;
  • Ketepatan ukurannya tinggi;
  • Residual valuenya positif.

KERUGIAN BANTALAN BESI :

  • Pemasangan yang sulit;
  • Pembuatannya harus mempunyai pabrik baja;
  • Perawatan dengan mesin pecok tidak optimal;
  • Mudah korosi/berkarat karena cuaca;
  • Harganya relatif mahal;
  • Ketika terjadi Derailment / anjlogan bantalan bengkok;
  • Pada kecepatan tinggi, kereta api tidak nyaman.

JENIS BANTALAN BESI YANG DIGUNAKAN :

  • Mutu besi yang dipakai untuk bantalan besi, harus memenuhi ketentuan Peraturan Bahan Jalan Rel Indonesia (PBJRI).
  • Bantalan besi pada bagian tengah bantalan maupun pada bagian bawah rel harus mampu menahan momen sebesar = 650 kg-m.
  • Bentuk penampang melintang bantalan besi, harus mempunyai bentukan kait keluar pada ujung bawahnya.
  • Bentuk penamapang memanjang bantalan besi, harus mempunyai bentukan kait ke dalam pada ujung-ujung bawah.

GAMBAR BANTALAN BESI :

BANTALAN BETON (CONCRETE SLEEPERS)

Harus mempunyai kuat tekan karakteristik minimum 500 Kg/cm2, berdasarkan pengujian kubus 15x15x15 cm pada umur 28 hari, sesuai dengan PBI-1971 atau pengujian silinder sebagaimana ditentukan dalam ASTM-C31.

ADA DUA JENIS BANTALAN BETON :

BETON BALOK GANDA

  • Terdiri dari 2 buah balok beton yang dihubungkan dengan batang atau pipa yang diisi dengan beton yang diperkuat, biasa digunakan pada R.54 baru.beratnya + 210 kg.
  • Memiliki permukaan tumpu terhadap balas yang baik, adanya tahanan lateral yang tinggi pada balas karena luas permukaannya ganda.

BETON BALOK TUNGGAL

  • Bantalan ini berbentuk batang dengan ukuran yang hampir sama dengan bantalan kayu.
  • harga beton tunggal cenderung lebih murah, tahan terhadap retakan, dapat dibuat dengan konstruksi pratekan
bantalan beton
Bantalan Beton (Concrete Sleepers) | Wikipedia

KEUNTUNGAN :

  • Relatif mudah dibuat;
  • Cara perancangan dan pembuatannya lebih bebas;
  • Berat bantalan yang besar (200-300kg) sangat berguna untuk kemantapan jalan rel.

KELEMAHAN :

  • Kurang lentur/elastis dibanding kayu.
  • Pada tubuh jalan yang jelek dapat mengakibatkan kecrotan (mud pumping).
  • Residual valuenya negatif.
  • Beban dinamis dan tekanan balas bisa menjadi lebih besar.
  • Resiko kerusakan karena pukulan/impact besar (anjlok,mata pecok,bongkar muat).
  • Rentan terhadap pengaruh rel keriting dan hasil las yang jelek.

MATERIAL BANTALAN BETON HARUS MEMPUNYAI :

  • Semen Portland semen (PC) yang digunakan adalah semen type I (sesuai dengan PUBBI-1082). Semen harus terlindung dari pengaruh kelembaban dan apabila rusak, semen tersebut tidak diperbolehkan untuk digunakan dan penyimpanan paling lama selama 60 hari.
  • Air yang digunakan untuk campuran beton dan perawatan beton harus bebas dari minyak, garam, asam, alkali serta harus diadakan pengujian kualitas air terlebih dahulu sehingga dapat dinyatakan air tersebut layak digunakan untuk campuran beton.
  • Agregat halus terdiri dari pasir alam, dengan kandungan maksimum material lain yang tidak diperlukan, yaitu : Kadar Lumpur 1%,. Material lain, lolos saringan no. 4 ASTM : 4%.
    Pasir harus bebas dari kandungan material organic, dan apabila diperlukan harus diadakan pengujian lebih dahulu.
Persyaratan gradasi agregat halus
  • Agregat kasar terdiri dari batu pecah, dengan kandungan maksimum material lain yang tidak diperlukan yaitu :
    Kadar Lumpur   :  0.25%
    Partikel lunak   :  5%
    Material lain, lolos saringan No. 4 ASTM      :  1%
  • Agregat kasar yang hendak digunakan diuji lebih dahulu mengenai keausan dengan Los Angeles (AASHTO T96), dengan prosentase keausan/pembubukan maksimum 40% pada 500 putaran. Berikut persyaratan agregat kasar bantalan beton :
Agregat Kasar Bantalan Beton
  • Admixture digunakan untuk kemudahan pelaksanaan atau mempercepat  pengerasan.beton dan waktu penyimpanan admixture di gudang, maksimum 6 bulan.
  • Tendon setiap bantalan beton harus berisi baja prategang terdiri atas kawat baja mempunyai relaksasi rendah, atau mempunyai relaksasi normal tegangan tarik yang tinggi.

PARAMETER YANG DIGUNAKAN PADA BANTALAN BETON :

  • Kecepatan KA maksimum  =  120 km/jam;
  • Panjang Bantalan Beton  =  2000 mm (toleransi +4mm dan -2mm);
  • Lebar maksimum  =  260 mm (+3mm dan -1mm)
  • Tinggi Maksimum  =  220 mm (+3mm dan 0mm)
  • Bentuk penampang bantalan beton harus menyerupai trapesium dengan luas penampang bagian tengah bantalan beton tidak kurang dari 85 % dari luas penampang bagian bawah rel.
  • Luas permukaan dasar bantalan minimum 0.48 m2 dan permukaan dikasarkan.
  • Jarak tiap Bantalan Beton  = 0.60 m’ (60 cm).
  • Alat Penambat Rail  = Tipe Elastis
  • Luas Tumpuan Bantalan  = + 4800 cm2.
  • Peninggian rel maksimum  = 110 mm
  • Kemiringan dudukan rel  = 1/40
  • Beban gandar  = 18 ton
  • Mutu Beton minimum  = K-500 atau 42 Mpa
  • Metode Penarikan Tendon  = Pre-tensioning
  • Total beban awal prategang minimum  = 25,58 ton 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here