Cara Menghitung Kekuatan Rel Kereta Api

5
39

KERETAPEDIA – Pada pembahasan sebelumnya tentang fungsi dan jenis-jenis rel kereta api mulai dari R25, R33, R42, R50, R54 dan R60 (baca disini). pada kesempatan saat ini kita akan membahas mengenai cara menghitung kekuatan rel kereta api berat gandar lokomotif.

Cara menghitung kekuatan rel kereta api ditentukan berdasarkan design rencana yang akan diterapkan mulai dari kecepatan rencana, lokomotif yang akan digunakan dan jenis rel yang akan digunakan.

CARA MENGHITUNG KEKUATAN REL :

Beban bekerja pada Rel

RUMUS :

P  =  berat gandar lokomotif dalam ton
G  =  berat rel dalam kg/m.
a  =  jarak bantalan dalam meter.
α  =  pengaruh kecepatan menurut “Verein” (V km/jam)

This image has an empty alt attribute; its file name is image.png

CONTOH SOAL :

Dalam lintas tersebut akan menggunakan jenis rel R42 dengan kecepatan 100 km/jam jika menggunakan jarak bantalan 0,80 m dan 0,60 m. Berapakah berat gandar lokomotif yang digunakan?

JAWABAN :

Dicari dulu
α = (100×100) / 30.000
α = 0,33

Jadi beban gandar lokomotif yang bekerja pada jarak bantalan 0,60m adalah P=21 Ton. Sedangkan, jika jarak bantalan 0,80 m maka P = 18 Ton.
Jarak pada bantalan sangat mempengaruhi besarnya P.

_________________________________________________________________________

Sekarang coba selesaikan ini

Jika dalam lintas Banyuwangi – Jember akan menggunakan jenis rel R54 dengan kecepatan 120 km/jam dengan jarak bantalan 0,60 m dan 0,80m. Berapa berat gandar lokomotif yang digunakan masing-masing?

Siapa yang bisa, Jawab di koment dibawah ya!!!

5 KOMENTAR

  1. Mencoba menjawab untuk jarak bantalan 0.6m nilai P=24 ton, untuk jarak bantalan 0.8m nilai P=18 ton
    Melihat rumus yang digunakan bahwasanya faktor yang sangat berpengaruh adalah kecepatan. Saya mau tanya mas di PM 60 tahun 2012 diatur bahwa dengan lebar jalan rel 1067 beban gandar max adalah 18 ton dan kecepatan max adalah 120 ton. Tapi jika dikorelasikan dengan rumus diatas, kapasitas beban gandar bisa jadi lebih besar jika kecepatan nya berkurang. Apakah diperbolehkan di Indonesia dengan lebar jalan rel 1067mm beban gandarnya melebihi 18 ton dengan kondisi kecepatan nya dikurangi ?

    • Hello Mas Untara, terima kasih sudah bertanya, akan kami cba bantu jawab.
      Sesuai PM.60/2012 kita tidak bisa melihat hanya dari satu sisi, perkeretaapian terdiri dari Sarana dan Prasarana yang menjadi satu kesatuan. Tidak serta merta langsung dapat ditentukan seperti itu, perlu diperhatikan juga seperti kapasitas design tubuh jalan yang dibuat, ukuran profil ballas, jarak bantalan, penambat, kondisi geografis dan juga sarana yang akan digunakan. Mungkin nanti kita coba akan bahas diartikel selanjutnya.

      Semoga membatu jawaban dari kami. Terima Kasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here