Wajib Tahu! Cara Hitung Jarak Pengereman Kereta Api

2
21

PENGERTIAN

Kereta api berjalan cepat dengan beban yang berat, sehingga tidak dapat berhenti secara mendadak seperti mobil atau motor. Pada kecepatan tertentu, kereta dapat berhenti pada jarak tertentu. Oleh karena itu, perlunya kita mengenal dan memahami cara hitung jarak pengereman kereta api dengan kondisi berbeda-beda.

Yang dimaksud dengan Jarak pengereman disini adalah ketika seorang masinis menarik handle tuas rem dengan kondisi sedang melakukan full brake sampai benar-benar berhenti total.

Cara hitung jarak pengereman merupakan rangkaian yang terdiri dari lokomotif yang menarik sejumlah kereta penumpang atau gerbong barang memiliki nilai tertentu dan berbeda-beda. ketika rangkaian di rem dengan kecepatan tertentu maka akan berhenti pada jarak tertentu.

Baca juga :
Mengenal Penambat Rel (Fastening rail) di kereta api

Faktor Yang Berpengaruh Jarak Pengereman

  • Faktor Kecepatan Kereta ketika sedang berjalan;
  • Semakin tinggi kecepatan, semakin membutuhkan jarak pengereman yang jauh;
  • Kondisi jalur kereta yang dilalui, seperti jalur landai / kemiringan (gradient) jalan rel.
  • Jalur kemiringan menurun / menanjak.
  • Prosentase Gaya Pengereman. Semakin kecil besaran gaya pengereman maka akan semakin panjang jarak pengereman.

RUMUS PERHITUNGAN

Berdasarkan Faktor-faktor tersebut di atas dan sistem pengereman di kereta api Indonesia menggunajan pengereman udara tekan Knorr maka rumus yang dipakai adalah rumus Minden

Dalam perhitungan ini, digunakan rumus Minden, berikut adalah rumus perhitungannya :

Rumus Rem R / P :

rumus R/P minden jarak pengereman kereta api

Rumus Rem G :

rumus G minden jarak pengereman kereta api

Keterangan :

tabel jarak pengereman kereta api
tabel jarak pengereman kereta api
C1 jarak pengereman kereta api
tabel C1 jarak pengereman kereta

CONTOH KASUS :

Berikut adalah contoh kasus yang disadur dari semboyan35.com :

rumus minden jarak pengereman kereta
cara hitung jarak pengereman kereta api | semboyan35.com

Demikian adalah cara menghitung jarak pengereman pada kereta api. Selain itu perlu dilakukan percobaan pengereman secara stasioner dan operasional. percobaan stasioner dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tekanan udara yang berada pada pipa utama, reservoir dan silender rem. dan untuk mengetahui seberapa lama waktu yang dibutuhkan pengereman dan pelepasan.

Selain percobaan stasioner, diperlukan untuk dilakukan juga suatu percobaan operasional dilapangan guna untuk mengetahui seberapa besar jarak pengereman yang dibutuhkan di berbagai kecepatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here