Pengelasan Rel Kereta Api

2
17

PENGENALAN

Rel kereta api yang keluar dari pabrikan memiliki panjang per segmen sekitar 20-25 meter. Oleh karena itu, Pada jalur operasional, untuk menyambungkan segmen-segmen rel kereta api tersebut dapat dilakukan dengan cara menggunakan plat sambung atau dengan metode pengelasan rel kereta api.

Seperti halnya dengan penggunaan plat sambung rel kereta api, pengelasan rel kereta api bertujuan untuk menyambung 2 (dua) buah rel agar menjadi panjang. Pada pokok pembahasan saat ini kita akan mengangkat materi tentang pengelasan rel kereta api dan jenis-jenis metode pengelasan yang digunakan saat ini baik dari segi keuntungan dan kekurangan teknis pengelasannya.

Baca Juga :
1. Mengenal Fungsi dan Jenis-jenis Rel di Indonesia
2. Mengenal fungsi plat sambung rel kereta api.
3. Celah sambungan rel.

JENIS – JENIS PENGELASAN REL KERETA API

Pengelasan rel kereta api memiliki 3 (tiga) jenis metode pengelasan rel kereta api yang digunakan, yaitu :

1. PENGELASAN REL KA DENGAN METODE FLASHBUTT

Pengelasan rel kereta api dengan metode Flashbutt atau kilatan listrik ini adalah teknik pengelasan dengan cara menyambungkan kedua ujung rel dengan cara memberikan arus listrik yang sangat besar. Pada saat terjadi kontak antara rel dan arus listrik maka akan terjadi suatu kilatan listrik yang dapat memanaskan dan melelehkan kedua ujung rel, kemudian setelah kedua ujung rel mengalami kondisi meleleh disaat itu juga kedua ujung rel disatukan dengan cara diberikan tekanan yang besar.

Contoh Pelaksaan Flashbutt | Youtube.com

Pada umumnya, pengelasan Flashbutt dilakukan dengan mesin las tetap, tetapi juga ada mesin las yang dapat dipindah – pindahkan sehingga pengelasan dapat dilakukan dilokasi penyambungan rel. dilaksanakan dengan menggunakan prinsip tahanan listrik.

Prosedur Pengelasan Flashbutt :
1. Kedua ujung rel dihaluskan terlebih dahulu;
2. Kedua ujung rel ditempelkan;
3. Setelah ditempelkan, kedua ujung rel diberikan tegangan listrik;
4. Kedua Ujung Rel memanas sehingga mencapai suhu tempa;
5. Kedua ujung rel saling ditekan dengan tekanan tinggi;
6. Sisa las dipahat dan digerinda.

Keuntungan dan Kerugian Flashbutt jika dilakukan di BENGKEL :

Keuntungan :
1. Akurasi Tinggi.
2. Pengawasan mudah.
3. Lebih murah / cepat.
4. Tidak terganggu operasi KA.
5. Sistem pengawasan lebih baik.
Kerugian :
1. Perlu bengkel / tempat khusus
2. Peralatan lebih banyak
3. Membutuhkan rangkaian KA untuk transportasi

Keuntungan dan Kerugian Flashbutt jika dilakukan di LAPANGAN :

Keuntungan :
1. Fleksibel.
2. Tidak membutuhkan tempat khusus.
3. Peralatan khusus yang bisa dipindah tempatkan
    (kendaraan berjalan di rel dengan 4 operator).
4. Rel standar langsung dibawa ke lapangan.
Kerugian :
1. Dapat mengganggu operasi KA;
2. Lebih mahal;
3. Quality Control lebih rendah/sulit;

2. PENGELASAN REL KA DENGAN METODE LAS THERMIT

Selain pengelasan rel dengan metode Flashbutt, terdapat juga dengan Metode Pengelasan Thermit adalah metode yang paling sering digunakan. Metode pengelasan dilakukan dengan menggunakan bahan kimia (campuran bubuk aluminium dengan besi oksida) yang pada suhu tinggi berubah menjadi alumina dan baja, pelaksanaan berlangsung + 15 menit. Las Themit sering digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan penyambungan rel.

las thermit rel kereta api
Pengelasan Rel dengan Metode Las Thermit

Prosedur Pelaksanaan Las Thermit :
1. Kedua ujung rel diluruskan;
2. Cetakan dipasang pada sambungan;
3. Tungku dipasang, campuran bahan kimia dimasukkan;
4. Rel dipanaskan dengan Burner gas propane sampai 900˚C;
5. Campuran dalam tungku dinyalakan;
6. Tungku dan cetakan dilepaskan;
7. Sisa las dipahat dan digerinda.

las thermit rel kereta api

Keuntungan dan Kerugian Las Thermit :

Keuntungan :
1. Fleksibel
2. Alatnya simpel / murah
3. Teknologi sederhana
4. Tenaga Las + 4 orang
5. Waktu pelaksanaan cepat + 15 – 20 menit
6. Tidak mengganggu operasi KA
7. Rel standar bisa dibawa langsung ke lapangan
Kerugian :
1. Pengawasan Sulit
2. Akurasi dan kualitas lebih rendah di banding Flashbutt
3. Tergantung cuaca
4. Material import

3. PENGELASAN REL KA DENGAN METODE LAS ELEKTRODA

Mengelas kedua ujung rel mulai dari kaki rel ke atas menggunakan elektroda dalam sebuah cetakan yang terbuat dari tembaga, Pengelasan
kurang lebih terjadi selama + 15-20 menit. Digunakan untuk R.25/R.33
Dengan celah + 20 mm.

Prosedur Pengelasan Elektroda :
1. Pasang cetakan
2. Lakukan pemanasan awal dengan suhu 200˚ – 250˚C, menggunakan Burner propane.
3. Melakukan pengelasan pada celah sambungan dari bawah ke atas
4. Lepaskan cetakan

Jenis-jenis Pengelasan Elektroda :
1. Phillips
2. Nikko Steel

PENUTUP

Diatas telah kita bahas mengenai pengelasan rel kereta api beserta jenis-jenis metode pengelasan yang digunakan. Dari ketida metode pengelasan rel kereta api, pengelasan yang menghasilkan pengelasan paling terbaik adalah dengan metode pengelasan Flashbutt, karena memiliki tingkat homogenitas unsur kimia yang tinggi.

Demikian pembasahan materii mengenai pengelasan rel kereta api. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menjadi bahan referensi dan motivasi agar lebih baik lagi. aamiin 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here