Fungsi dan Jenis-Jenis Coupler Kereta Api

0
20

PENGERTIAN

Coupler atau Coupling, atau Kopler kereta api bahwa dalam bahasa indonesia yang memiliki artian yang berawal dari kata bahasa inggris “couple” yang artinya pasang, memasangkan, atau merangkai. Jadi fungsi dari Coupler / kopler pada kereta api adalah sebuah perangkat untuk memasangkan / menyambungkan / merangkaikan antara kereta satu dengan kereta lainnya.

JENIS-JENIS COUPLER / KOPLER

Dalam dunia yang sangat luas, penggunaan coupler / kopler kereta api memiliki berbagai macam yang biasa digunakan, diantaranya :

COUPLER / KOPLER MANUAL

Coupler / Kopler manual dapat kita sering temukan pada kereta-kereta di Indonesia. Cara pemasangan coupler manual ini dengan cara hanya menyambungkan secara mekanis, pneumatik, dan listrik manual.

Coupler Manual | railsystem.net

COUPLER / KOPLER SEMI OTOMATIS

Coupler semi-automatis dirancang untuk memastikan secara permanen dan koneksi mekanik dan koneksi pneumatik diantara kereta yang akan disambungkan. Tidak perlu dilepaskan kecuali ada keadaan darurat atau saat berada di bengkel perawatan.

Baik saat pemasangan dan pelepasan, coupler semi-automatik dilakukan secara manual, dan harus dilakukan dengan kedua kereta tetap.

Coupler Semi-automatic | railsystem.net

Coupler semi permanen memiliki artikulasi logam-karet yang divulkanisir yang memungkinkan pergerakan relatif di antara kereta. Coupler ini memungkinkan kereta yang dipasangkan dapat menahan tikungan horizontal dan vertikal, serta gerakan rotasi.

Salah satu dari dua coupler antara kereta itu pun dilengkapi dengan perangkat penyerapan energi yang menyerap tekanan yang ditransmisikan dari karbon.

Coupler semi-automatik dengan koneksi mekanis secara otomatis, tetapi pada dilakukan koneksi pneumatik dan listrik secara manual.

Baca Juga :
1. Kereta Ukur Galunggung
2. APM Bandara Soekarno Hatta
3. Sistem Suspensi Kereta Api.

COUPLER / KOPLER OTOMATIS

Coupler automatis digerakan secara otomatis pada baik sistem mekanik, pneumatik, dan listrik.

Coupler automatic | railsystem.net

Coupler otomatis bergerak secara full otomatis pada sistem mekanis menyambungkan dua unit, dengan cara perkiraan sederhana pada kecepatan yang disarankan 5 km / jam tanpa perlu bantuan apapun secara manual.

Pada sambungan listrik dan pneumatik dari unit dilakukan sekali kesehatan cara otomatis pada saat yang sama dengan kopling mekanis.

Coupler ini dimungkinkan kereta yang digabungkan mampu menahan tikungan horizontal dan vertikal, serta gerakan rotasi.

Pelepasan unit juga otomatis. Itu dilakukan dari meja pengemudi, meskipun dalam keadaan darurat dapat dilakukan secara manual dengan menggunakan pegangan yang tidak dapat dipisahkan.

Contoh coupler otomatis adalah :

1. SCHARFENBERG COUPLER

kopler otomatis
Coupler full otomatis Scharfenberg Coupler | eligibleforyou.blogspot.com

Scharfenberg coupler merupakan coupler yang seluruhnya betul-betul menggunakan perangkat otomatis, termasuk koneksi pneumatik dan listrik. Kelebihan dari coupler ini adalah kemudahannya pemasangan otomatis di bagian pneumatik dan listriknya. Namun terdapat kelemahannya yaitu tonase kekuatan maksimum yang ditariknya sangat rendah. Maka di lapangan coupler jenis ini lebih sering digunakan untuk kereta-kereta penumpang saja, baik itu kelas komuter KRL/KRD dan kereta berkecepatan tinggi.

2. TOMLINSON / SHIBATA COUPLER

kopler full otomatis
Coupler full otomatis Scharfenberg Coupler | eligibleforyou.blogspot.com

Selain scharfenberg coupler yang beroperasi secara otomatis, adapula salah satu coupler full otomatis. Tomlinson coupler bentuk pada couplernya berbentuk kotak tidak seperti scharfenberg yang agak bulat. Coupler jenis ini digunakan pada kereta komuter seperti KRL maupun KRD.

Sumber : wikipedia, railsystem.net, eligibleforyou.blogspot.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here