Pemeriksaan Rel Dengan Ultrasonic

    0
    56
    alat pemeriksaan rel

    Keretapedia – Pemeriksaan rel dengan peralatan ultrasonic merupakan cara yang umum untuk memeriksa cacat yang berada di bawah permukaan. Awalnya pemeriksaan ini dilakukan untuk tujuan keselamatan dengan sasaran mencari cacat dalam yang tidak kasat mata. Aspek lainnya adalah kesadaran semakin pentingnya dilakukan pemeriksaan sedini mungkin agar perbaikannya dapat dijadwalkan dengan proses rutin tanpa mengganggu operasi KA. Oleh karena itu, titik beratnya adalah pada fungsi pemantauan dan tersedianya data untuk perencanaan.

    Ada dua cara dalam melaksanakan pemeriksaan rel yaitu dengan memakai ultrasonic. Pemeriksaan rel dengan mempergunakan peralatan ultrasonic portble (tetengan) dan menggunakan kereta ultrasonic. Untuk pemeriksaan wilayah yang panjang secara efisien maka penggunaan kereta ultrasonic yang paling tepat dari segi waktu dan tenaga. Kecepatan pengukurannya tergantung kepada jenis sistemnya dan kualitas jalan rel, tetapi pada umumnya dibatasi sampai 50 km/jam saja.

    Baca Juga : Kereta Ukur Galunggung

    Pemeriksaan rel pada konstruksi khusus seperti wesel dan peralihan untuk jembatan geser, tidak termasuk sepur simpang dan emplasemen pada umumnya diperiksa dengan peralatan ultrasonic tentengan seperti yang terlihat pada gambar di bawah. Selain itu peralatan portable (tentengan) ini juga dipergunakan untuk memastikan tanda-tanda yang didapat oleh kereta ultrasonic sebelum diputuskan untuk menghilangkan cacat yang ditemukan.

    Di Eropa BR, DB, SNCF dan NS mempunyai kereta ultrasonic sendiri, selain itu DB dan NS juga menyewa dari sebuah perusahaan yang bernama Matix. Diluar Eropa perusahaan yang menyewakan kereta ultrasonic adalah Spery.

    Kereta Ultrasonic milik NS

    Sejak tahun 1976 Perusahaan Kereta Api Belanda telah menggunakan kereta khusus yang dilengkapi dengan peralatan ultrasonic untuk mencari cacat pada rel. Setelah dioperasikan selama lebih dari 10 tahun peralatan elektroniknya menjadi usang dan harus diganti, kemudian mereka melakukan penggantian dan pengembangan teknologi alat pemeriksaan rel.

    Pada tahap penggantian diadakan pengujian kembali terhadap konsep pengukurannya secara menyeluruh dengan pertimbangan kualitas dan keandalan, terutama dengan sasaran untuk mengurangi biaya pemeriksaan dengan ultrasonic. Penelitian ini menghasilkan suatu konsep baru yang berupa sistem pengukuran yang dikendalikan komputer yang ditambah dengan fasilitas pengolahan data off-line. Bagain utama dari sistem ini selesai pada musim semi tahun 1989.

    Kereta ultrasonic yang terlihat pada gambar di bawah mempunyai penggerak sendiri yang dilengkapi dengan dua buah mesin diesel yang masing-masing berkekuatan 120 kW. Kecepatan maksimumnya mencapai 100 km/jam sedang kecepatan pengukurannya antara 30 sampai 50 km/jam, tergantung pada kondisi jalan rel. Pengukurannya dapat dilakukan dalam dua arah dan awaknya terdiri dari 4 orang. Masinis yang mengemudikan haruslah yang sudah mengenal jalan yang akan diukur.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here