2 cara yang digunakan dalam Sambungan rel Kereta api

0
265
sambungan rel kereta api

Keretapedia – Semua pasti sudah tahu, bahwa kereta api berjalan menggunakan roda baja yang menggelinding diatas batang baja rel. Rel kereta api terletak sejajar dikedua sisi. Setiap segmen rel kereta api yang keluar dari pabrikan memiliki panjang 20 meter – 25 meter. Sehingga perlu dilakukan sambungan rel kereta api saat dipasang di lintas. Terdapat 2 cara yang digunakan dalam menyambungkan rel kereta api yang putus-putus tersebut.

Konstruksi rel kereta api terbuat dari baja yang terdiri dari mangan dan karbon. Dalam proses pembuatan rel kereta api, semakin tinggi kandungan mangan maka rel akan semakin keras. Namun, jika kandungan karbon dalam rel semakin besar maka kekuatan rel akan semakin rapuh atau getas. Kekuatan kepala rel kereta api adalah tidak kurang dari 270 brinel dengan kuat tarik min.90 kg/mm2 dengan perpanjangan min.10%.

2 cara sambungan rel kereta api

Oleh karena itu, berdasarkan hal diatas. proses penyambungan rel kereta harus benar dan tidak merusak struktur rel. Beginilah, 2 jenis cara sambungan rel kereta api yang digunakan yaitu menggunakan pelat sambung dan menggunakan pengelasan pada rel kereta api.

Pelat Sambung rel kereta

pelat sambung rel kereta api

Seperi hal diatas, bahwa rel kereta api terbuat dari bahan baja yang ketika terkena suhu panas rel akan memuai. Pada kondisi suhu tertentu, rel kereta api akan memuai dan perlu dibuatkan ruang muai itu. Pelat sambung rel kereta api berfungsi untuk menyambungkan kedua ujung batang rel sehingga menjadi batang rel yang panjang. Namun, selain berfungsi sebagai alat sambung. Pelat sambung rel berfungsi juga sebagai tempat ruang memuai bagi rel kereta api yang mengalami pemuaian pada suhu tertentu.

Pelat sambung umumnya digunakan pada batang rel minimum 100 meter – 300 meter (tergantung kondisi dan masukan dari konsultan pengawas). Dibawah 100 meter pada umumnya sambungan rel dilakukan dengan metode pengelasan pada rel kereta.

Las Rel Kereta Api

Salah satu cara dalam melakukan penyambungan rel kereta api adalah dengan pengelasan. Pengelasan rel kereta api dilakukan untuk menyambungkan rel kereta api sepanjang 100 meter atau lebih (tergantung kondisi dan hasil pengawasan). Dalam Pengelasan barang rel terdapat tiga jenis metode pengelasan rel kereta yang digunakan, yaitu :

Las Thermit

las thermit stasiun manggarai
Las Thermit di Jalur Stasiun Manggarai

Sebelumnya kita telah bahas pada artikel sebelumnya tentang pengelasan rel kereta api dengan metode las thermit. Bahwa proses salah satu teknik penyambungan rel kereta dengan menggunakan sistem pengelasan las termit. Las termit adalah sebuah proses pengelasan rel kereta api dengan menggunakan bahan kimia campuran, bahan kimia yang terdiri dari bubuk aluminium dengan besi oksida, saat pengelasan suhu tinggi berubah menjadi alumina dan baja, Waktu pelaksanaan pengelasan thermit berlangsung sekitar + 15 menit.

Las Flashbutt

Las flashbutt rel kereta api
Pengelasan Rel dengan metode Flashbutt.

Pengelasan rel kereta dengan metode flashbutt yang menurut kita paling terbaik dari segi hasilnya namun sangat mahal pada biaya pengelasannya. Metode pengelasan rel dengan flashbutt adalah dengan memberikan arus listrik tegangan tinggi pada kedua ujung rel. Pada kedua ujung rel akan muncul kilatan listrik yang mengakibatkan rel mengalami pemanasan dan kedua ujung rel mengalami kondisi meleleh.

Saat kedua ujung rel mengalami meleleh, kedua batang rel diberikan tekanan dorong yang besar sehingga rel menyatu. Untuk pemahaman lebih jauh tentang pengelasan flushbutt, dapat membaca artikel sebelumnya disini tentang pengenalan pengelasan flushbutt.

Las Elektroda

pengelasan rel kereta dengan elektroda

Cara berikutnya tentang sambungan rel kereta adalah dengan menggunakan pengelasan elektroda. Las elektroda digunakan dengan cara melakukan pengelasan pada semua sisi rel. pengelasan rel dimulai dari kaki ke atas dengan sebuah cetakan yang terbuat dari tembaga.

Kesimpulan

Demikian adalah 2 jenis cara dalam melakukan sambungan rel kereta api. Proses penyambungan rel, dapat dilakukan dengan menggunakan pelat sambung yang umumnya digunakan pada sambungan rel yang telah mencapai minimal 100 meter atau 4 sampai 5 segmen batang rel. sedangkan untuk menyambungkan rel kereta api persegmen biasanya menggunakan pengelasan rel, pengelasan thermit, flashbutt atau dengan pengelasan rel metode elektroda.

Semoga bermanfaat. Jaya selalu kereta api Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here