Mengenal Fungsi dari Buffer Stop kereta api

0
58
fungsi buffer stop
Contoh Buffer stop

Keretapedia – Sobat keped pernah melihat sebuat alat yang berbentu palang besi besar diujung peron stasiun akhir? atau di jalur simpang? alat itu biasa kita lihat seperti di Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bogor atau di Stasiun Bandara LRT Palembang yang posisinya di Stasiun Akhir. yap, batang besi atau balok penahan tersebut biasa disebut dengan buffer stop. Mari Kita mengenali dan membahas sedikit tentang Fungsi dari buffer stop di kereta api.

Buffer stop atau orang biasa sebut sepur badug dipasang melintang di ujung jalur. Umumnya ditempatkan pada ujung jalur di stasiun akhir, atau di sepur simpang (siding track). Fungsi dari alat penahan Buffer stop ini dipasang agar kereta api tidak dapat keluar jalur, karena sistem pengereman terganggu atau karena faktor teknis lainnya. Pemasangan buffer stop dengan tujuan harus memenuhi hal sebagai berikut :

  • Dapat dilihat dari jarak jauh.
  • Haruslah cukup kuat menahan gaya  benturan dari kereta api yang berjalan.
  • Mempunyai buffer disc dengan bantalan melintang dicat merah.
  • Pada waktu malam haruslah dipasang lampu merah ditengahnya. 

Berbentuk seperti palang besi penahan, Buffer stop harus mampu menahan gaya dari kereta ketika kereta tidak mampu menahan lajunya. Energi dari kereta kemudian ditransfer ke Buffer stop berupa energi kinetik yang cukup besar. Saat ini Buffer stop sudah dikembangkan seperti produk dari perusahaan Rawie.

Baca juga :
Tempat pemutar lokomotif.
Fungsi Rel pengaman di tengah jembatan kereta api.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here