Mengenal fungsi alat penganjlog atau derailer kereta api

0
21
alat penganjlog kereta

Penganjlog atau Derailer

Keretapedia – Sebelumnya kita sudah membahas tentang salah satu peralatan wesel yaitu perintang kupu-kupu pada jalur stabling kereta api. Sekarang, kita akan membahas salah satu alat yang hampir bentuknya serupa dengan perintang kupu-kupu, yaitu alat Penganjlog atau derailer pada jalur rel kereta api.

Arti alat penganjlog

Alat penganjlog atau penganjlok atau derailer yang terletak pada jalur rel kereta api adalah sebuah alat yang berfungsi untuk melakukan suatu tindakan pencegahan dengan melakukan pemblokiran atau tindakan mengeluarkan sarana kereta api keluar dari jalur kereta api dengan sengaja. Dengan maksud dan tujuan untuk mengurangi dampak hal yang terjadi lebih besar lagi.

Fungsi Alat penganjlog (derailer)

Fungsi dari Alat penganjlog atau penganjlok (derailer) adalah untuk mengeluarkan sarana kereta api dari jalur rel kereta api dengan sengaja. Maksuda dari penganjlogan dengan sengaja pada perjalanan sarana kereta api yang berjalan tidak sah (luncuran atau larap) atau kereta yang berjalan tak terkendali atau tidak terkontrol (bisa terjadi karena masalah teknis).

Meskipun alat ini untuk mengeluarkan sarana kereta dari jalurnya dengan sengaja. Maka hal ini akan dapat merusak peralatan dan jalur kereta api. Serta akan membutuhkan banyak waktu dan biaya yang untuk memperbaikinya.

Apabila kondisi seperti ini dibiarkan. Akan ada resiko kerusakan yang lebih besar lagi terjadi, kerusakan yang lebih besar terjadi pada material peralatan lainnya dan korban cidera atau bahkan kematian.

Penggunaan Alat derailer :

  • Posisi siding bertemu dengan jalur utama atau jalur tembus lainnya.
  • Pada persimpangan atau penyeberangan lain untuk melindungi interlocking dari gerakan yang tidak sah.
  • Sementara pada daerah yang terdapat orang yang sedang bekerja sekitar jalur rel,
  • Mendekati jembatan angkat, jalan buntu, atau bahaya serupa.

4 jenis derailer

Ada empat bentuk penganjlog (derailer) :

Wedge

Jenis alat penganjlog “Wedge Derailer”

Bentuk yang paling umum adalah baja berbentuk wedge. Penggunaan alat ini secara manual atau jarak jauh. Dalam kasus sebelumnya, alat ini menggunakan kunci untuk mencegah hal-hal yang tidak bertanggung jawab oleh orang yang tidak berwenang. Jenis derailer ini umum terjadi pada jalur kereta api Amerika Utara.

Split Rail

Split rail alat penganjlog derailer kereta
Jenis alat penganjlog “Split Rail Derailer”

Jenis derailer kedua adalah jenis split rail atau rel terpisah. Ini pada dasarnya adalah sakelar rel kereta api lengkap atau parsial yang mengarahkan kereta menjauh dari jalur utama. Bentuk derailer biasa sebut dengan titik jebakan atau titik tangkap.

Portable

alat penganjlog derailer kereta
Jenis Alat Penganjlog “Portable Derailer”

Jenis derailer ketiga adalah derailer portabel.Menggunakan kekuatan mekanis rel kereta api. Posisi alat di salah satu sisi rel dengan posisi mengarah ke luar rel, Ada bagian dari derailer yang bisa di kencangkan ke rel dan kemudian di amankan dengan mekanisme pengunci.

Powered

alat penganjlog kereta api
Jenis alat penganjlog “Powered Derailer”

Jenis derailer keempat adalah derailer bertenaga atau bermotor. Derailer powered yang bergerak secara elektronik melalui aktuator. Jenis derailer ini dapat bekerja dari jarak jauh dari panel kontrol eksternal atau secara manual.

Kesimpulan

Demikian adalah pembahasan tentang arti dan fungsi dari alat penganjlog/penganjlok atau derailer. Alat penganjlog (derailer) umunya di gunakan pada sarana kereta api yang berjalan tak kendali atau tak terkontrol dari pengawasan.

Guna mencegah hal yang terjadi lebih besar lagi, seperti kerusakan prasarana dan sarana kereta api bahkan korban cidera atau korban jiwa. Situasi seperti ini memaksa untuk sarana kereta api keluar dari jalur rel kereta api dengan maksud dan tujuan yang lebih baik.

Semoga artikel ini bermanfaat. Jika ada hal-hal yang ingin untuk pembahasan, anda dapat mengirim pertanyaan pada kolom komentar. Atau dapat mengirimkan email ke cs@keretapedia.com. Terima kasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here