Mengenal Fungsi dan Jenis – jenis Bogie Kereta Api

0
116
Bogie Kereta
Bogie Kereta | Image by Piotr Luzinski - artstation.com

Bogie Kereta Api

Keretapedia – Mungkin salah satu dari kita atau teman-teman kita tidak tahu arti dan fungsi dari Bogie Kereta api? bogie setiap sarana memiliki jenisnya masing-masing. Bogie untuk kereta penumpang tentu berbeda dengan bogie untuk lokomotif dan bogie KRL atau KRD belum tentu sama dengan bogie lokomotif juga. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kita akan membahas tentang fungsi dan jenis – jenis bogie kereta api di Indonesia khususnya.

Bogie Kereta Api

Filosofi awal mula adanya bogie pada sarana kereta api hingga saat ini adalah pada awal sarana kereta terdiri dari dua gandar roda sebagai tumpuan badan kendaraan (body). Sarana bergandar dua mempunyai banyak sekali keterbatasan, seperti ketidak nyamanan saat melalui jalur berbelok, daya muat kendaraan yang kecil dan kecepatan kereta api yang masih sangat rendah.

Seiring dengan semakin meningkatnya akan kebutuhan angkutan dan keamanan serta kenyamanan perjalanan kereta api, maka dibuatlah suatu konstruksi yang dapat mengatasi segala keterbatasan dari sarana kereta api bergandar dua seperti panjang sarana, daya muat kendaraan (berat dan volume), kemudahan melalui jalur berbelok / menikung, kecepatan kereta dan kenyamanan yang dirasakan penumpang.

Baca juga :
Cara ukur jarak pengereman kereta api
Inilah bahan bakar utama Lokomotif Diesel

Salah satu cara yang dapat mengatasi masalah tersebut diatas adalah dengan konstruksi bogie yang mendukung terhadap kebutuhan kereta tersebut. Bogie kereta adalah suatu konstruksi yang terdiri dari dua perangkat roda (wheelset) atau lebih yang digabungkan oleh rangka bogie (frame) dan dilengkapi dengan sistem pemegasan, pengereman, dengan atau tanpa peralatan penggerak dan secara keseluruhan berfungsi sebagai pendukung rangka dasar dari badan kendaraan.

Fungsi Bogie Kereta

Setelah membaca penjelasan dan arti dari bogie kereta api diatas. Ada beberapa fungsi utama dari Bogie kereta api. Apa saja fungsi dari Bogie kereta api berikut adalah beberapa peran dan fungsi utama bogie kereta api :

Support Badan Kereta

Seperti penjelasan sebelumnya, bogie merupakan sebuah casis atau kerangka seperti bantalan untuk roda. Bogie kereta harus mendukung terhadap badan sarana kereta itu sendiri. Bogie terdiri dari roda dan as roda (gandar) dilengkapi dengan beberapa sistem seperti sistem pengereman dan sistem pemegasan. Salah satu fungsi dari Bogie adalah mendukung dari badan kereta. Beban mati dan beban hidup dari kereta atau lokomotif akan ditransfer ke bogie kemudian ditransfer ke as roda dan kemudian ke roda secara merata.

bogie kereta api
Kereta tanpa bogie dan memakai bogie

Jika diperhatikan, sebagian besar bogie pada sarana kereta memiliki dia as roda, sedangkan pada lokomotif memiliki 2 as roda (gandar) atau 3 gandar ataupun memiliki lebih gandar roda yang dirancang untuk mentransfer beban berat pada sarana kereta itu sendiri.

Sedangkan bogie untuk lokomotif dirancang dengan konstruksi yang lebih kuat. Karena lokomotif memiliki berat yang relatif besar untuk mengimbangi gaya traksi yang tinggi pada roda lokomotif sehingga tidak terjadi selip. Untuk lokomotif Diesel Elektrik pada umumnya menggunakan frame bogie yang terbuat dari bahan Baja Cor. Sedangkan untuk lokomotif diesel hidrolik seri BB30x atau CC300 terbuat dari konstruksi baja las.

Meningkatkan Stabilitas dan Kualitas Gerak

Saat melewati jalur menikung

Salah satu fungsi utama dari bogie adalah meningkatkan stabilitas dan kualitas gerak kereta pada jalur rel lengkung. Saat kereta melewati jalur rel lengkung atau menikung, maka akan terjadi sudut antara garis lurus badan kereta dengan jalan rel. Maka akan terjadi kontak antara flens roda dengan rel pada salah satu sisi rodanya.

Pada sarana tanpa bogie, maka sudut tersebut akan terbatas karena roda akan selalu segaris dengan badan kereta sehingga saat flens sudah tidak bisa menahan rel. Roda akan naik ke atas rel dan akhirnya terjadi derailment atau anjlok. Oleh karena itu, dengan adanya Bogie, roda kereta tidak akan segaris dengan badan kereta melainkan mempunyai sudut tertentu yang memungkinkan roda bisa membelok mengikuti rel tanpa terjadi anjlok atau roda naik ke atas rel.

Saat melewati jalur lurus

Ketika sarana kereta melewati jalur rel lurus. Bogie kereta dapat berfungsi untuk meredam getaran dan efek yang diakibatkan oleh rel yang bergelombang naik turun. Komponen titik tengah pada bogie “center pivot” akan membagi rata defleksi yang terjadi antara dua roda. Ini akan menyebabkan kereta lebih stabil walau jalan rel tidak rata / bergelombang naik turun.

Illustrasi bogie dan bagiannya | http://www.railway-technical.com/

Jika kita perhatikan, bogie kereta terdiri dari 2 pegas yang dapat meredam getaran dan goncangan, kereta penumpang akan terasa nyaman ketika berjalan walaupun jalan rel terasa bergelombang. Sedangkan untuk kereta barang (gerbong) hanya memiliki 1 tingkat sistem pemegasan, karena kereta barang (gerbong) tidak mengutamakan kenyaman, kecuali angkutan barang khusus yang membutuhkan tingkat getaran dan goyangan yang rendah.

Memperkecil timbulnya abrasi dan penyimpangan jalan rel

Salah satu fungsi utama dari bogie kereta adalah berfungsi untuk memperkecil timbulnya abrasi dan penyimpangan jalan rel. Dengan adanya bogie, kereta api akan berjalan dengan sangat baik dengan meredam getaran dan efek dari gelombang jalan rel yang tidak baik. Selain itu, ketika di jalur menikung atau berbelok, roda kereta akan berjalan mengikuti sudut jalan rel, hal ini tentu akan mengurangi timbulnya keausan rel.

Komponen – Komponen Bogie

Berikut ini adalah tentang komponen – komponen utama pada bogie kereta api sebagai berikut (perhatikan gambar bogie dibawah ini) :

Bogie Kereta Api

Rangka Bogie :

Salah satu komponen bogie kereta api adalah rangka bogie. Rangka bogie sendiri terbagi menjadi 2 (dua) jenis. Untuk rangka dalam adalah rangka utama dan bantalan yang terletak diantara roda, sedangkan rangka luar (side frame) yang mana rangka utama dan bantalan berada di luar roda.

Suspensi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu komponen utama bogie adalah sistem suspensi. Suspensi memiliki fungsi sebagai peredam kejut dan getaran yang terjadi antara rangka bodie dan badan sarana. Ada berbagai macam jenis pegas suspensi pada sarana kereta api seperti pegas koil, pegas daun dan pegas udara. Sedangkan pemegasan pada bogie lokomotif pada umumnya menggunakan pegas ulir yang dilengkapi dengan peredam atau damper.

Pegas pada bogie kereta ada dua jenis yaitu :

Pegas Utama (Primary Suspension)

Pegas utama adalah pegas yang menghubungkan antara roda dengan rangka bogie.

Pegas Sekunder (Secondary Suspension)

Sedangkan pegas sekunder adalah yang menghubungkan antara rangka bogie dengan badan kereta.

Damper (peredam kejut)

Tidak semua bogie terdapat peredam kejut (damper).

Sistem Pengereman

Sistem pengereman salah satu komponen utama pada bogie kereta. Biasanya bogie kereta menggunakan brake shoe dan disc brake.

Bolster

Bolster adalah salah satu komponen utama bogie kereta. Bolster terhubung ke rangka bogie melalui suspensi sekunder. Pada bogie kereta terdapat center pivot atau titik pivot pada sambungan bolster.

Posisi Bolster diantara 2 side frame bogie | https://www.inquirer.com/

Namun ada juga jenis Bogie yang tidak memiliki bolster yaitu jenis bogie Bolsterless. Pegas sekunder akan bertumpu langsung pada frame dan terhubung langsung dengan badan kereta. Pegas sekunder pada umumnya bisa berupa pegas ulir ataupun pegas udara. Namun pada bogie bolsterless untuk kereta penumpang, krd atau KRL umumnya menggunakan pegas udara agar lebih optimal meredam getaran sehingga meningkatkan kenyamanan penumpang.

Axle Box

Axle box suspensions memiliki fungsi sebagai peredam kejut dan getaran antara bantalan gandar dan rangka bogie. Biasanya menggunakan pegas antara rangka dan bantalan gandar untuk memungkinkan gerakan naik dan turun serta slider untuk memecah gerakan lateral.

Transmisi

Transmisi juga dipasang pada bogie tapi umumnya dipasang pada sarana berpenggerak. Transmisi seperti motor traksi listrik dengan transmisi tunggal atau konverter torsi hidrolik.

Transom

Transom adalah berbentuk batang sebagai penguat dan penghubung antar rangka samping bogie (side frame bogie), namun selain itu,  transom juga berperan dalam proses pengisian pegas udara.

Perangkat Roda (Wheelset)

Setiap bogie umumnya memiliki satu rangkaian roda. yang terdiri dari gandar dengan bearing beserta roda setiap ujungnya.

Lifting Lug

Memungkinkan bogie diangkat dengan crane tanpa perlu mengikat rantai atau tali di sekitar bingkai.

Jenis – Jenis Bogie Kereta

Banyak sekali jenis – Jenis bogie kereta penumpang yang ada di Indonesia. Untuk tipe bogie pada kereta penumpang paling banyak macam dan jenisnya. Kita ketahui, kereta penumpang milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) ada kereta yang memiliki umur lebih dari 50 tahun. Berbagai bogie dari berbagai negara dan pabrikan bogie ada di kereta Indonesia, oleh karena itu PT.KAI memberikan identitas bogie berdasarkan bentuk dan ciri gandar (axle box) agar mudah paham dan mudah dikenali yaitu Bogie K-2, Bogie K-3, Bogie K-4, dan seterusnya.

Berikut adalah nama – nama dan jenis – jenis bogie kereta penumpang yang ada di Indonesia :

Bogie K-2 Pennsylvania

Bogie Pennsylvania (K-2) | Semboyan35.com

Jenis bogie penumpang yang pertama adalah bogie kereta penumpang asal Pennsylvania USA yang kita ketahui saat ini sudah hampir susah kita temukan alias hampir punah. Tipe Bogie K-2 Pennsylvania pernah dipakai pada kereta kelas 3 lokal (K3) dan kereta bagasi (B) yang dibuat sekitar tahun 1954.

Penggunaan pegas pada bogie penumpang tipe K-2 Pennsylvania menggunakan pegas primer berupa pegas ulir, sedangkan untuk pegas sekundernya bogie K-2 Pennsylvania menggunakan pegas daun tanpa peredam kejut (shock absorber).

Bogie K-3 Cradle

Bogie Cradle (K-3) | semboyan35.com

Tipe bogie kereta penumpang selanjutnya adalah bogie K-3 Cradle yang pernah dipakai untuk kereta ukur DINW-1 atau U25301 buatan tahun 1925 yang telah dimodifikasi dari plain bearing menjadi roller bearing, selain itu ada juga KA Inspeksi Divre 1 Sumatera Utara yang menggunakan bogie K-3 Cradle. Jenis bogie K-3 Cradle menggunakan pegas primer tipe pegas daun dengan kombinasi pegas ulir, dan untuk pegas sekunder menggunakan pegas daun tanpa peredam kejut (shock absorber).

Bogie K-4 SIG atau NT-504

Bogie SID atau NT-504 (K-4) | Pict by sepurlori S35

Selanjutnya adalah bogie K-4 SIG atau biasa disebut juga jenis bogie NT-504. Jenis bogie kereta penumpang ini pernah digunakan pada kereta penumpang kelas 3 dan jumlahnya sangat sedikit khususnya pada kereta buatan tahun 1963 / 1964. Tipe Bogie K-4 menggunakan pegas primernya adalah pegas ulir yang dilengkapi dengan peredam kejut (shock absorber) yang berfungsi sebagai pengarah gandar (axle guide), untuk pegas sekunder dari jenis bogie ini menggunakan pegas torsi tanpa peredam kejut.

Bogie K-5 NT-11

Bogie NT-11 (K-5) | Inka.co.id

Berikutnya adalah jenis bogie penumpang NT-11 atau bogie K-5. Bogie penumpang jenis NT-11 ini adalah yang terbanyak ada di Indonesia, dan banyak terdapat pada kereta kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi. Kereta penumpang yang menggunakan jenis bogie NT-11 ini banyak diproduksi berbagai pabrik dari Yugoslavia, Hongaria, Jepang dan PT INKA Indonesia. Saat ini bogie K-5 yang baru adalah Bogie TB-398 buatan dalam negeri PT INKA yang digunakan pada kereta ekonomi maupun eksekutif terbaru produksi PT INKA.

Untuk sistem pegasnya, bogie K-5 NT-11 ini pada pegas primer dan pegas sekunder menggunakan jenis pegas ulir dengan peredam kejut (shock absorber).

Bogie K-6 Ferrostahl

Bogie Ferrostahl (K-6) | Inka.co.id

Jenis bogie kereta penumpang berikutnya adalah jenis bogie K-6 Ferrostahl. Pada Bogie Ferrostahl digunakan pada kereta ekonomi dan kereta makan kelas ekonomi (KM3) dengan jumlah yang saat ini tinggal sedikit. Bogie ini dibuat pada tahun 1965 / 1966 di Jerman. Sistem Pegas pada jenis bogie kereta penumpang ini adalah menggunakan pegas ulir pada pegas primer, dan pegas daun tanpa peredam kejut pada pegas sekunder.

Bogie K-7 Gorlitz

Bogie Gorlitz (K-7) | Inka.co.id

Jenis bogie kereta penumpang selanjutnya adalah bogie K-7 Gorlitz. Bogie Gorlitz saat ini sudah sedikit, kebanyakan dijumpai pada kereta penumpang kelas ekonomi. Sistem pegas primer dan pegas sekunder pada bogie ini menggunakan pegas ulir dan dilengkapi dengan peredam kejut ke arah vertikal dan lateral.

Bogie K-8 NT60

Bogie NT-60 (K-8) | Inka.co.id

Jenis bogie kereta penumpang berikutnya adalah jenis Bogie K-8 NT60. Jenis bogie K-8 NT60 adalah bogie generasi baru yang dibuat PT INKA untuk kereta kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi. Pegas primer menggunakan pegas karet (connical rubber bonded) dan pegas sekunder menggunakan pegas ulir yang dilengkapi peredam kejut. Bogie NT 60 merupakan bogie pertama, tanpa menggunakan pelat gesek pada pengarah gandar maupun batang ayun.

Bogie K-9 Bolsterless

Bogie Bolsterless (K-9) | Inka.co.id

Jenis bogie kereta penumpang selanjutnya adalah bogie K-9 atau Bogie Bolsterless. Bogie Bolsterless adalah bogie generasi terbaru pada kereta penumpang yang dibuat pada tahun 1997 untuk kelas eksekutif Kereta pada KA Argo Bromo Anggrek, Argo Muria, dan Argo Sindoro. Pada bogie ini digunakan pegas karet konus sebai primer dan pegas udara (Air Spring) sebagai pegas sekunder dilengkap dengan peredam kejut dan andi roll device.

Bogie K-10 TB 1014

Bogie K10 TB1014 | https://rodasayap.weebly.com

Jenis bogie kereta penumpang yang terbaru adalah Bogie K-1 TB1014 buatan PT INKA (Persero). Bogie kereta penumpang jenis yang ke-10 ini adalah gabungan dari Bogie K-5 dengan bogie K-8. Arti dari Bogie TB-1014 adalah sebagai berikut :

  • Kepanjangan dari kalimat “TB” adalah Trailer bogie.
  • Angka “1014” merupakan arti dari “10” jenis bogie K-10, dan angka “14” memiliki arti dicoba pada tahun 2014.

Jenis Bogie K10 TB-1014 adalah campuran teknologi antara bogie K-5 (TB398) dengan bogie K8 (NT-60), yang awal mula dilakukan rangkaian ujicoba pada tahun 2014 lalu. Kombinasi teknologi dari bogie K-5 dengan bogie K-8 dilengkapi dengan suspensi sekunder menggunakan pegas ulir, horizontal damper guna mengurangi guncangan horizontal agar kereta lebih stabil.

Awal mula diuji coba pada tahun 2014 dengan menggunakan kereta K2 0 86 27 milik dari Dipo Semarang Poncol yang berstatus kereta aling-aling pada saat itu. Pada tahun 2016 bogie terbaru jenis bogie K10 TB1014 resmi digunakan pada kereta Ekonomi New Image dan Kereta Eksekutif terbaru yaitu kereta stainless steel terbaru.

Jenis – Jenis Bogie Lokomotif

Jenis bogie kereta penumpang dengan bogie lokomotif tentu berbeda, perbedaan bogie lokomotif dengan bogie kereta penumpang adalah jika bogie lokomotif dilengkapi dengan alat penggerak baik motor traksi ataupun gearbox dan peralatan pendukung lainnya yang terpasang pada bogie. Hal inilah yang membuat bogie lokomotif dan KRD / KRL lebih kompleks dibanding bogie kereta penumpang.

Berikut ini adalah beberapa jenis dan macam bogie lokomotif yang ada di Indonesia berdasarkan pabrikan dan negara asal pembuatnya :

Bogie Lokomotif asal Amerika

Bogie CC 203 | Pict by hudalogawa

Kita ketahui saat ini banyak sekali lokomotif di Indonesia berasalah dari Pabrikan Amerika dan Kanada yaitu General Elektrik dan General Motor. Sebagian besar lokomotif buatan General Electric yang ada di Indonesia berjenis Lokomotif Diesel Elektrik. Bogie buatan dari Amerika menggunakan rangka / frame dari baja tuang dan menggunakan bolster. Lokomotif yang menggunakan bogie asal Amerika seperti lokomotif BB 200, BB 201, BB 202, CC 200, CC 201, CC 202, CC 203, CC 204, CC 205 dan CC 206.

Untuk Bogie yang berasal dari pabrikan General motor seperti BB 200, BB 201 dan BB 202, sistem pemegasan menggunakan pegas ulir untuk pegas primer dan pegas sekunder yang dilengkapi dengan peredam gesek. Sedangkan untuk lokomotif CC 201 sampai dengan CC 206 sistem pemegasannta menggunakan pegas ulir sebagai pegas primer, dan untuk pegas sekunder menggunakan pegas karet (rubber sandwich) yang juga dilengkapi dengan peredam gesek.

Bogie Lokomotif asal Eropa

Bogie BB 304 | Pict by hudalogawa

Selain bogie lokomotif dari pabrikan asal Amerika, beberapa bogie lokomotif di Indonesia juga ada yang menggunakan bogie dari pabrikan di Eropa seperti berikut ini :

  • Lokomotif BB 301 dan BB 304 pabrikan dari Krupp – Jerman.
  • Lokomotif BB 302, BB 303 dan BB 306 pabrikan Henschell – Jerman.
  • Lokomotif BB 305 pabrikan dari SLM – Swiss (kecuali BB 30501 menggunakan bogie Nippon Sharyou – Jepang).

Lokomotif yang berasal dari Eropa rata-rata berjenis Diesel Hidrolik (kecuali BB 204 = Diesel Elektrik)

Untuk kontruksi semua bogie lokomotif yang berasal dari eropa menggunakan konstruksi baja yang dilas. Ada juga beberapa bogie yang menggunakan bolster seperti Lokomotif BB 301, BB 304 dan BB 204. Sedangkan bogie yang tidak menggunakan boster (bolsterless) adalah lokomotif BB BB302, BB302 , BB305 dan BB306. Untuk Sistem Pegas pada bogie lokomotif eropas menggunakan pegas ulir untuk pegas primernya, dan menggunakan pegas karet (rubber sandwich) untuk pegas sekundernya, semua dilengkapi peredam hidrolik.

Bogie Lokomotif asal Indonesia

Bogie CC 300 | Pict by hudalogawa

Salah satu karya anak bangsa adalah Lokomotif Diesel Hidrolik CC 300. Pada lokomotif CC 300 menggunakan bogie jenis bolsterless (tanpa bolster). Sistem Pegas pada Bogie Lokomotif CC 300 menggunakan pegas ulir untuk pegas primer dan sekundernya dan dilengkapi dengan peredam. Untuk sistem pengereman pada bogie lokomotif CC 300 menggunakan Thread Brake.

Jenis Bogie KRL dan KRD

Bogie KRL dan KRD dengan Bolster

Bogie KRL JR 103 | Hudalogawa

KRL dan KRD yang beroperasi sejak lama menggunakan bogie dengan bolster. Seperti KRD yang beroperasi tahun 1980 dan KRL yang beroperasi sejak tahun 1976. Untuk KRD tersebut pabrikan dari Nippon Sharyo yang menggunakan bogie konstruksi baja yang dilas dan menggunakan bolster serta penggantung ayun.

Sedangkan untuk KRL tersebut yang berjenis Rheostatic dari Nippon Sharyo dan KRL JR103 menggunakan bogie konstruksi baja dilas, bolster dan penggantung ayun.

Untuk Sistem pegas pada KRD dan KRL menggunakan Pegas ulir untuk pegas primer dan pegas sekunder dengan dilengkapi peredam hidrolik. Yang membedakan antara bogie KRL dan KRD tersebut adalah ukuran diameter rodanya, untuk diameter roda KRD berukuran 774 mm dan untuk diameter roda KRL berukuran 860 mm.

Bogie KRL dan KRD tanpa Bolster (Bolsterless)

Ada beberapa jenis KRL di Indonesia yang menggunakan bogie bolsterless seperti di KRL jenis berikut ini :

  • KRL ex Jepang Seri Tokyu 8000/5000
  • Toyo Rapid 1000 / Metro 5000
  • Tokyo Metro (TM) 7000
  • Tokyo Metro 6000
  • Tokyo Metro 05
  • Hibah seri 6000
  • JR 203
  • JR 205
  • KRL BN Holec (PT.INKA).
  • KRL ABB-Hyundai
  • KRL Hitachi
  • KRL KFW
  • KRL Holec AC

adapun beberapa KRD buatan dari PT Inka yang menggunakan bogie jenis bolsterless, seperti pada jenis KRD :

  • KRDI
  • KRDE
  • Railbus.

Untuk KRL ex Jepang seperti oyo Rapid 1000 / Metro 5000, TM 7000-6000-05 dan Hibah Toei 6000 bogie KRL terbuat dari rangka baja tuang dengan sistem pegas ulir untuk pegas primer, dan pegas udara untuk pegas sekunder.

Bogie KRL JR 203 dengan Rubberbounded | Hudalogawa

Sedangkan  KRL Produksi PT.INKA yaitu KRL BN-Holec, KRL Hitachi, KRL Hyundai, KRL KFW dan KRL Holec AC menggunakan bogie dengan konstruksi rangka baja las. Namun ada juga KRL Eks Jepang yang menggunakan konstruksi ini yaitu JR 203 dan KRL Tokyu 8000/8500.  KRL BN-Holec, KRL Hitachi, KRL Hyundai dan JR 203 menggunakan pegas karet (rubber bounded) sebagai pegas primer dan pegas udara sebagai pegas sekunder. Sementara KRL KFW menggunakan pegas ulir sebagai pegas primernya.

Bogie KRDI | Hudalogawa

Untuk KRD buatan PT.INKA yaitu KRDI dan Railbus menggunakan bogie dengan konstruksi baja las serta menggunakan pegas ulir sebagai pegas primer dan pegas udara sebagai pegas sekunder. Untuk KRDE buatan PT.INKA pada dasarnya merupakan konversi dari beberapa jenis KRL yaitu KRL BN-Holec dan KRL Hyundai, sehingga bogienya masih tetap.

Jenis Bogie Gerbong Barang

Bogie gerbong barang dibuat lebih sederhana dibanding bogie penumpang, yaitu hanya menggunakan satu tingkat pemegasan saja, sebagai contoh :

Bogie Kuda Kepang

Bogie Gerbong Barang tipe Kuda Kepang | Hudalogawa

Bogie gerbong barang satu ini berjenis bogie kuda kepang merupakan bogie dengan rangka kaku ( konsruksi pelat ) dengan bentuk mirip “ kuda kepang “ yang menggunakan pegas daun dengan link kaku tanpa ada batang ayun.
Bogie ini digunakan pada gerbong ketel ( KKW ), Gerbong pasir ( YYW ), gerbong semen ( TTW ) dan gerbong terbuka ( KKBW ) yang dibuat sekitar tahun 1960 dari Rumania.

Bogie Ride Control

Bogie Gerbong Ride Control | Hudalogawa

Bogie gerbong barang ini adalah jenis bogie jenis “ three piece bogie “ yang mempunyai rangka fleksible dari baja tuang, menggunakan pegas ulir dan peredam gesek yang bersifat konstan.
Bogie Ride Control digunakan pada berbagai jenis gerbong, yaitu gerbong tertutup ( GGW ), Gerbong pasir ( YYW ), gerbong balas ( ZZOW ), gerbong semen ( TTW ) dan gerbong ketel ( KKW ). Gerbong yang menggunakan bogie Ride Control dibuat oleh pabrik ARAD Rumania, Sumitomo, dan Korea.

Bogie Barber

Bogie Barber | Pict by Sepurlori S35

Bogie gerbong berikutnya adalah bogie barber. Bogie Barber adalah jenis “three piece bogie” yang mempunyai rangka fleksibel dari baja tuang,menggunakan pegas ulir dan peredam gesek yang bersifat variabel sesuai berat muatan gerbong. Bogie barber dibuat oleh pabrik Nippon Sharyo, PT. Barata, Trenton Industry dan digunakan pada gerbong tertutup (GGW), gerbong ketel ( KKW ), gerbong batu bara ( KKBW ), gerbong datar untuk peti kemas (PPCW).

Sumber :
https://inka.co.id
http://hudalogawa.blogspot.com/
https://artstation.com/
https://inquirer.com/
https://wikipedia.com
http://www.railway-technical.com/trains/rolling-stock-index-l/bogies.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here