Mengenal arti dan fungsi dari Gapeka atau Grafik Perjalanan Kerata Api

0
36
Gapeka Grafik Perjalanan Kereta Api

Keretapedia – Teman-teman sudah sering dengar istilah GAPEKA di kereta api. GAPEKA merupakan singkatan atau kepanjangan dari Grafik Perjalanan Kereta Api. Kita akan membahas mengenai apa sih arti dari GAPEKA dan apa saja fungsi Gapeka itu sendiri bagi operasi kereta api.

GAPEKA

Arti dari GAPEKA atau Grafik perjalanan kereta api adalah sebuah gambaran berupa grafik yang menampilkan angka – angka dan garis yang menggam­bar­kan gerakan perjalanan kereta api setiap hari atau setiap saat dari berbagai jenis kereta api dalam lintas tertentu. Se­cara lengkap GAPEKA atau grafik perjalanan kereta api adalah suatu kumpulan diagram perjalanan dari setiap jenis/nomor perjalanan kereta api.

Suatu perencanaan perjalanan kereta api dituangkan dalam bentuk suatu grafik waktu dan ruang (jarak dan lokasi). Grafik waktu dan ruang ini merupakan suatu penggambaran perencanaan gerakan atau perjalanan suatu kereta api pada jalur rel dimana setiap titik grafik akan menunjukan lokasi setiap perjalanan kereta api sebagai fungsi dari waktu.

Untuk menerapkan faktor jarak dan kecepatan di atas sebagai fungsi waktu, maka dalam penyajian bentuk Grafiknya selalu ditampil­kan dua sumbu yang saling tegak lurus dimana sumbu yang satu merupakan sumbu jarak dan yang satunya lagi sumbu waktu selama 24 jam atau ba­giannya dan kurva atau diagram waktu perjalanan kereta api merupakan garis yang meng­gambar­kan perjalanan kereta api-nya yang berada didalam sumbu-sumbu tadi.

Dengan sudah ditentukan besarn­ya kecepatan rencana yang ditentukan dalam perjalanan kereta api, jarak tempuh, nilai akselerasi dan nilai deselerasi maka de­ngan memasukan rumus (formula) gerak lurus beraturan dan atau gerak lurus berubah beraturan, waktu tempuh/jelajah (running time) akan dihasilkan dengan satuan waktu menit atau detik.

Faktor pengaruh lainnya dalam menggambar grafik perjalanan kereta api seperti daya tarik lokomotif, percepatan, perlambatan, perlawanan lokomo­tif, perlawanan rangkaian, perlawanan angin, perlawanan tanjakan, perlawanan turunan, perlawanan lengkungan dan termasuk jenis rangkaian akan berpengaruh pada grafik waktu perjalanan kereta api dalam pembuatan GAPEKA atau Grafik perjalanan kereta api.

GAPEKA pada hakekatnya adalah suatu peraturan perjalanan kereta api yang melukiskan diagram waktu ruang bagi setiap perjalanan kereta api. Kurva atau garis perjalanan kereta api reguler (biasa) dan kereta api fakultatif yang berlaku pada suatu periode tertentu sebagai peraturan perjalan. Grafik harus dibuat sedemikian rupa agar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh semua bagian terkait secara terpadu untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Fungsi Gapeka

Berikut ini adalah fungsi dari Gapeka atau Grafik Perjalanan Kerata Api terhadap perencanaan operasional kereta api diantaranya :

  1. Gapeka dapat berfungsi sebagai acuan utama peraturan perjalanan kereta api yang dijadikan dasar/rencana operasi KA dari masing-masing jenis KA.
  2. Sebagai program produksi jasa angkutan.
  3. Sebagai media untuk dapat memprediksi perolehan pendapatan.
  4. Sebagai media untuk dapat memprediksi biaya produksi.
  5. Sebagai media untuk dapat memprediksi Laba Rugi Perusahaan.
  6. Sebagai dasar penyusunan Stamformasi.
  7. Sebagai dasar perhitungan PSO (Public Service Obligation), IMO (Infrastructur Maintenanse Operator) dan TAC (Track Acses Charge).
  8. Sebagai dasar penyusunan dinasan awak KA (Masinis, Kondektur, Plka, RAC).
  9. Sebagai dasar perhitungan Waktu Peredaran gerbong, Kereta dan Lokomotif (WPG, WPK dan WPL).
  10. Sebagai dasar pembuatan Ikhtisar jam kerja di tiap-tiap stasiun.
  11. Sebagai dasar pembuatan jadwal penilik jalan.
  12. Sebagai dasar untuk memprediksi kebutuhan pegawai.

Masa Berlaku GAPEKA

Masa berlakunya GAPEKA atau Grafik perjalanan kereta api yang diterapkan, misalnya GAPEKA di PT. Kerata Api Indonesia (Persero) pada dasarnya tidak dibatasi oleh suatu kurun waktu tertentu, hal ini disebabkan berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor external lainnya.

Perubahan karena faktor internal terjadi misalnya terdapat perubahan kualitas prasarana (peningkatan jalan rel atau system persinyalan), kualitas sarana yang menyebabkan puncak kecepatan keretaapi meningkat. Hal ini yang lebih signifikan adalah adanya perubahan dari sistem jalur yaitu dari jalur tunggal menjadi jalur ganda. Contoh perubahan gapeka karena faktor eksternal adalah adanya permintaan konsumen terhadap jasa angkutan kereta api yang semakin tinggi.

Namun, biasanya Grafik perjalanan kereta api berlaku selama 1 (satu) tahun.

Menetapkan Perjalanan Kereta api ( berdasarkan R 19 Jilid I Pasal 7)

  1. GAPEKA atau Grafik Perjalanan Kereta Api, berlaku sampai dengan GAPEKA masih layak sebagai acuan utama perjalanan kereta api.
  2. MALKA atau Maklumat Perjalanan Kereta Api adalah menetapkan perjalanan kereta api yang belum tergambar dalam GAPEKA, masa berlakunya minimal satu bulan dan paling lama sampai dengan masa berakhirnya GAPEKA.
  3. TEM atau Telegram Maklumat Perjalanan Kereta Api adalah menetapkan perjalanan kereta api yang belum tergambar dalam GAPEKA, masa berlakunya minimal satu hari dan paling lama satu bulan takwin.

Mengumumkan Perjalanan Kereta Api (R 19 Jilid I Pasal 9)

  1. PPK atau Pengumuman Perjalanan Kereta Api adalah mengumumkan perjalanan KA yang jalan dan yang batal, berlaku selama satu bulan takwin, nomor malka sama dengan nomor bulan masehi (malka no 8 berarti berlaku selama bulan Agustus).
  2. MALKA adalah Maklumat Perjalanan Kereta Api adalah menetapkan sekaligus mengumumkan perjalanan kereta api yang belum tergambar dalam GAPEKA, bisa juga mengumumkan berlakunya GAPEKA.
  3. TEM atau Telegram Maklumat Perjalanan Kereta Api adalah menetapkan sekaligus mengumumkan perjalanan kereta api yang belum tergambar dalam GAPEKA, TEM ini sering juga mengumumkan perjalanan kereta api yang ditetapkan dengan Malka, misalnya malka Lebaran  pada waktu akan jalan diumumkan dengan tem.

Jenis Kereta Api dalam GAPEKA (menurut R 19 Jilid I Pasal 6)

Jenis Kereta Api (KA) menurut sifatnya :

  1. Kerata Api Biasa atau KA Reguler adalah kerat api atau KA yang ditetapkan oleh GAPEKA dan berjalan tiap hari atau pada hari-hari yang ditentukan.
  2. KA Fakultatif adalah kereta api atau KA yang ditetapkan oleh GAPEKA dan dijalankan bilamana diperlukan.
  3. KA Luar Biasa adalah kereta api atau KA yang tidak tergambar dalam GAPEKA atau dijalankan karena menjalankan KA Dinas, perjalanan KA baru atau mengganti/merubah perjalanan KA lama yang tidak sesuai dengan pasar.

Jenis Kereta Api (KA) menurut jarak :

  1. Kereta Api (KA) Jarak Jauh adalah kereta api yang menempuh jarak lebih dari 500 Km atau waktu perjalanan lebih dari 4 Jam.
  2. KA Jarak Menengah adalah kereta api yang menempuh jarak kurang dari 500 Km atau waktu perjalanan antara 2 jam sampai dengan 4 jam.
  3. KA Lokal adalah kerata api yang menempuh jarak kurang lebih 100 km atau waktu perjalan kurang dari 2 jam.

Baca juga :
Jadwal kereta api Siliwangi Sukabumi – Cipatat.
Jadwal kereta api KA Eksekutif BIMA.

Jenis Kereta Api menurut kelasnya :

  1. KA Eksekutif (ARGO).
  2. KA Komersial
  3. KA Ekonomi.
  4. KA Komuter.

Jenis Kereta Api menurut objeknya :

  1. KA Penumpang.
  2. KA Barang.
  3. KA Dinas.
Sumber : Kapasitas Lintas, Uned Supriadi. Wikipedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here