PERINSIP DASAR PERSINYALAN KERETA API

0
224
sinyal kereta api

SISTEM PERSINYALAN

Suatu sistem untuk menjaga keselamatan dan mengatur operasi kereta api yang efisien dan efektif dengan perinsip :

  • Membagi ruang dan waktu
  • Menggendalikan perka

PERALATAN PERSINYALAN

Fasilitas pendukung oprasi yang memberi petunjuk atau isyarat yang berupa warna atau cahaya dengan arti tertentu yang di pasang pada tempat tertentu

FALSAFAH PERSINYALAN

  • Syarat utama persinyalan : FAIL SAFE, jika terjadi sesuatu pada persinyalan , kerusakan tersebut tidak boleh menimbulkan bahaya bagi perjalanan KA
  • Persinyalan harus MEMPUNYAI KEHANDALAN YANG TINGGI dan TIDAK MEMBERIKAN ASPEK YANG MERAGUKAN
  • Aspek sinyal harus jelas pada jarak yang di tentukan dan memberikan arti yang baku dan mudah di ingat
  • Susunan PENEMPATAN SINYAL SINYAL di sepanjang jalan rel harus sedemikian sehingga memberikan aspek URUTAN YANG BAKU sehingga masinis memahami kondisi oprasional pada petak jalan yang di lalui

PERANANAN PERSINYALAN DALAM OPRASI KA

  • Megamankan perjalanan kereta api keluar stasiun, masuk ke stasiun, langsiran dan pada jalan perlintasan sebidang
  • Menjamin petak jalan dalam keadaan aman
  • Menjaga jarak yang aman antara kereta api yang berjalan berurutan di suatu jalur yang sama
  • Mengatur alur perjalanan kereta api pada kecepatan yang di inginkan, berfungsi untuk meningkatkan kapasitas lintas
  • Mengurangi faktor kesalahan manusia dalam mengoprasikan kereta api

JENIS-JENIS SISTEM PERSINYALAN

  • Sistem Persinyalan Mekanik :
    • Sistem Persinyalan mekanik merupakan sistem yang pada saat ini masih digunakan di beberapa lintas di indonesia
    • Sistem persinyalan mekanik ini dapat di kelompokan menjadi dua yaitu:
      • Sistem persinyalan mekanik tanpa blok
      • Sistem persinyalan mekanik dengan blok
    • Sistem persinyalan mekanik tanpa blok merupakan sistem persinyalan yang belum di rangkaikan dengan hubungan komunikasi blok antar stasiun
    • Komunikasi antar stasiun dengan stasiun menggunakan komunikasi pesawat telepon blok,hal ini sangat mengandalkan kecermatan dan ke hati hatian dari PPKA yang melayani stasiun
    • Sistem persinyalan mekanik dengan blok merupakan sistem persinyalan yang sudah di rangkaikan dengan hubungan komunikasi blok antar stasiun.
  • Sistem Persinyalan Elektrik :
    • Sistem Persinyalan Relay
      • Contoh :
      • DRS-60
      • MIS-801
    • Sistem Persinyalan Hybird
      • Contoh :
      • GL-1
      • ANSALDO
    • Sistem Persinyalan Elektronic
      • Contoh :
      • SSI
      • VPI
      • WESTRACE
      • SIL-02
      • ALIESTER CARGO
  • Sistem persinyalan mekanik tanpa blok
    • Hendel krian
    • Sinyal krian
    • Wesel terlayan setempat
  • Sistem persinyalan mekanik dengan blok
    • Perkakas hendel SIEMENS & HASKLE dengan hubungan blok
    • Sinyal mekanik dengan blok
    • Wesel terlayan terpusat

  • Sistem persinyalan elektrik : sejalan dengankemajuan teknologi, maka sistem persinyalan ikut mengalami kemajuan yang pesat yakni dari sistem persinyalan mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik.
  • Secara umum sistem persinyalan elektrik dapat dikelompokan menjadi :
    • Peralatan – peralatan dalam, terdiri atas :
      • Sistem interlocking, suatu sistem yang melakukan pemerosesan perintah – perintah pembentukan rute, sinyal dan pembalikan wesel, dengan mempertimbangkan syarat- syarat keamanan yang telah terpenuhi di emplasemen manapun di petak blok
      • Local Control Panel, meja pelayanan yang dipergunaskan untuk melayani dan mengendalikan seluruh bagian peralatan sinyal, baik yang ada di emplasemen (PERALATAN LUAR) maupun yang ada di dalam luar ruangan (PERALATAN DALAM) untuk mengatur dan menyelengarakan pengamanan keluar masuknya kereta api di emplasemen, yang seluruh indikasinya dapat di deteksi dari panel tersebut
    • Peralatan – peralatan luar , terdiri atas :
      • Sinyal dengan aspek hijau, kuning, merah, putih, yang berfungsi memberikan informasi kepada masinis supaya berjalan langsung, mengurangi kecepatan, berenti atau informasi lainya yang telah baku sesuai indikasi yang di berikan
      • Motor wesel (POINT MACHINE), yang berfungsi untuk mengatur kereta api agar berjalan pada rel atau track yang telah di tentukan
      • Pendeteksi bakal pelanting (TRACK CIRCUIT dan AXLE COUNTER) dan peralatan antar muka (INTER FACE) yang berfungsi mendeteksi keberadaan bakal pelanting, yang selanjutnya melaporkanya ke pusat sistem interlocking untuk pengamanan dan pengaturan perjalanan kereta api selanjutnya
    • Peralatan – peralatan pendukung , antara lain terdiri atas :
      • Sistem catu daya: PLN, UPS, DIESEL GENERATOR dan BATERE
      • Sistem komunikasi untuk suara (VOICE) maupun data yang di gunakan untuk hubungan antar stasiun dan antara stasiun dengan masinis
  • Peralatan utama sistem persinyalan elektrik
  • Sinyal keluar di gantung
  • Sinyal keluar di lengkapi sinyal langsir
  • Sinyal keluar di lengkapi sinyal langsir dan petunjuk jurusan
  • Daftar Simbol Persinyalan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here