Mengenal Fungsi dan Jenis-jenis Slab Track Kereta Api

0
160
Fungsi dan jenis slabtrack

Keretapedia – Halloo sobat keped, ada pertanyaan mengenai apa sih itu slab track? fungsi dan jenis slabtrack kereta api apa aja? apa aja konstruksi slab track yang digunakan di dunia kereta api?. Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai pengertian, fungsi dan jenis-jenis slab track kereta api (ballastless track), jenis konstruksi slabtrack, kelemahan dan kelebihan slab track (ballastless track) dengan jalur kereta api konvensional.

slab track jalur rel kereta api
Ballast track vs Ballastless Track : researchgate.net

Pengertian

Slab track adalah jalur kereta api yang menggunakan suatu produk beton pracetak yang digunakan sebagai landasan jalan kereta yang tidak menggunakan batu balas (ballasless Track). Fungsi slab track menggantikan batu balas dan bantalan rel menjadi satu kesatuan. Slab track di beberapa negara dikembangkan menjadi landasan kereta cepat dan telah banyak digunakan untuk heavy rail, light rail, dan tram system.

Penggunaan slabtrack (Ballastless Track) merupakan sebuah permukaan beton atau aspal yang menggantikan fungsi dari material jalur kereta apai yang menggunakan batu balas (Ballast track). Struktur Slab track terbuat dari bahan yang kaku dan elastis, sehingga elastisitas yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan memasukan komponen elastis dibawah rel atau bantalan. Penggunaan bahan material yang akan digunakan tergantung dari kondisi tanah dan pendukung lainnya.

Dalam aplikasi slab track di seluruh dunia, penggunaan material beton sering digunakan namun ada juga slab track yang menggunakan aspal (asphalt layer) sebagai bahan untuk konstruksi slab track tergantung dari konstruksi. Apa yang menentukan desain jalur kereta slab track mana yang paling cocok, beton atau aspal? hal ini tergantung pada kondisi tanah pendukung. Setiap sistem slab track memiliki kekakuan lentur yang berbeda yang harus diperhitungkan sesuai dengan kondisi tanah. Karena keseluruhan sistem hanya bergantung pada daya dukungnya.

Kelebihan dan Kekurangan Slab Track atau Ballastless Track

Dalam pemilihan konstruksi jalur rel, tentu memiliki kelebihan dan kekurangan antara jalur rel konvensional yang menggunakan batu ballas dengan slab track yang tidak menggunakan batu ballast (Ballastless Track). Berikut adalah beberapa hal perbandingan kelebihan dan kekurangan antara jalur kereta api slab track (Ballastless track) dengan jalur kereta api konvensional yang menggunakan batu ballas (ballast track) dari berbagai sisi, diantaranya :

slabtrack dan jalur rel kereta
  1. Pemeliharaan;
    – Jalur KA Slab Track : Biaya perawatan rendah.
    – Jalur KA Konvensional : Perlu perawatan rutin / biaya pemeliharaan tinggi;
  2. Beban Mati;
    Jalur KA Slab track : Beban mati ringan.
    – Jalur KA Konvensional : Beban mati Berat.
  3. Biaya Konstruksi Awal;
    – Jalur KA Slab track : Biaya awal Mahal.
    – Jalur KA Konvensional : Biaya awal Murah.
  4. Kehandalan;
    – Jalur KA Slab track : Perawatan berupa pengecekan penambat, penggantian rubber pad (15 tahun).
    – Jalur KA Konvensional : Perlu perawatan rutin berupa penggantian / peninggian ballas.

Jenis – Jenis konstruksi Slab Track

Dalam penggunaan Slab track, konstruksi jalur KA menggunakan slab track dapat digunakan pada 3 (tiga) jenis konstruksi jalur slab track kereta api, yaitu :

  1. Elevated;
    Konstruksi jalur slab track berada diatas tanah atau jalur layang.
  2. Embankment;
    Konstruksi jalur slab track terletak di atas dasar tanah.
  3. Tunnel.
    Konstruksi jalur slab track berada di dalam terowongan / Tunnel.

Tipe – Tipe Slab Track (Ballastless Track)

Jenis jenis jalan rel Slabtrack
Railway slab track systems: review and research potentials – Samuel Ribeiro Matias & Patrícia Afonso Ferreira

Slab track atau Ballastless track ada beberapa tipe yang sering digunakan dalam dunia kontruksi kereta api, baik untuk kereta api konvensional ataupun kereta cepat. Berdasarkan dari literasi karya dari Samuel Ribeiro Matias dan Patricia Afonso Ferreira tentang Railway Slab Track System. Dalam buku tersebut bahwa Slab track atau Ballastless track dapat dibuat dengan menggunakan dua bahan material konstruksi untuk badan jalan menggunakan bahan beton (concrete slab) dan menggunakan bahan Aspal (Asphalt Layer).

Seperti tabel diatas. penggunaan material beton slab track banyak digunakan dibanding penggunaan aspal dalam dunia jalur kereta api. Penggunaan bahan material konstruksi slab track tergantung dari daya dukung konstruksinya terutama tanah. Setiap sistem slab track memiliki kekakuan lentur yang berbeda-beda disetiap kondisi lapangan. Misalnya ketika kondisi tanah lunak, sistem slab track dengan kekakuan lentur tinggi diperlukan sebagai jembatan yang melintasi titik-titik yang memiliki kondisi lebih lemah dan deformasi lokal di substruktur.

Baca juga :
Mengenal fungsi dan jenis-jenis batu ballas kereta api

Profil Slab Track (Ballastless Track)

Susunan jalan slabtrack
Sumber : Slab Track Systems for High-Speed Railways – Georgios Michas. 2012

Diatas kita telah membaca beberapa jenis dan fungsi dari slabtrack (ballastless track). Dalam pembangunan slabtrack, ada beberapa persyaratan khusus yang perlu diperhatikan sebelum desain dan konstruksi slab track dibangun. Menurut literasi dari jurnal Slab Track Systems for High-Speed Railways – Georgios Michas. 2012. Slabtrack (Ballastless Track) dibentuk sesuai dengan kondisi tanah, desain slab track yang dipilih, lapisan pendukung di bawah slabtrack, lokasi yang akan dibangun seperti di terowongan atau jembatan atau embankment, material, lalu lintas, beban per gandar, pembatasan kebisingan, tingkat perawatan, biaya konstruksi, kondisi cuaca, sistem sinyal dan elektronik yang akan digunakan serta kenyamanan penumpang.

Demikian sedikit literasi dari kami tentang fungsi dan jenis dari slabtrack (ballastless track) di jalur rel kereta api, semoga menambah wawasan kita bersama dalam memahami dan mengetahui tentang dunia kereta api.

Sumber :
1. Railway slab track systems: review and research potentials – Samuel Ribeiro Matias & Patrícia Afonso Ferreira.
2. Slabtrack Systems for High-Speed Railways – Georgios Michas. 2012.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here